Munasabah Ayat Pembuka Surah al-Fatihah dengan Ayat Penutupnya
Oleh M. Lutfi
Apaan tuh Munasabah?
Munasabah ialah: ilmu yang membahas tentang korelasi atau keterkaitan dan keterikatan (koherensi & kohesi) suatu ayat dengan ayat lain; suatu surah dengan surah lain.
Kali ini saya akan membahas tentang munasabah antara awal surah al-Fatihah dengan akhirnya.
Bismillah
Surah al-Fatihah dimulai dengan kalimat:
ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. (01: 01/02)
Dan ditutup dengan:
صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضالين .
(yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat. (01: 07/06+07)
Alam dalam istilah aqidah biasa didefinisikan dengan: "Semua yang selain Allah". Manusia tentu termasuk di dalamnya.
Alam (baca: manusia) secara garis besar berdasarkan surah ini diklasifikasikan menjadi tiga golongan: Orang yang diberi nikmat; orang yang dimurkai, yaitu orang yang mengetahui kebenaran (berilmu) tapi tidak melaksanakannya; orang yang sesat, yaitu mereka yang tidak mengetahui kebenaran (bodoh).
Alam (baca: manusia) tidak mungkin lepas dari salah satu dari tiga kategori ini, maka jelaslah bahwa ayat pembuka surah al-Fatihah ini memiliki munasabah (korelasi) yang kuat dengan ayat penutupnya (istilah alam disebut dalam ayat pembuka dan pembagian alam dalam ayat penutup).
Hal ini juga dituturkan oleh Ibn al-Qayyim: bahwa manusia dari aspek ia mengetahui kebenaran dan mengamalkannya, terbagi menjadi tiga kelompok.
Manusia itu ada yang mengetahui kebenaran, ada juga yang tidak mengetahuinya, dan orang yang mengetahui kebenaran ada yang mengamalkannya, ada pula yang menyelesihinya. Orang mukallaf tidak mungkin keluar dari hal itu.
> Orang alim terhadap kebenaran + mengamalkannya: merekalah yang mendapat nikmat.
> Orang alim + mengikuti hawa nafsunya: merekalah yang dimurkai.
> Orang yang tidak mengetahui kebenaran (bodoh): mereka itulah orang yang sesat.
• Orang yang dimurkai (al-magdhubi alaih) juga bisa disebut dengan istilah orang yang sesat dari hidayah amal.
• Dan orang yang sesat (al-dhal) juga bisa disebut dengan orang dimurkai, karena ia telah melenceng dari ilmu yang harusnya membuahkan amal.
• Kedua kelompok tersebut sama-sama pantas disebut sesat + dimurkai, namun mereka yang tidak mengamalkan kebenaran setelah ia mengetahuinya lebih pantas dan layak untuk diberi predikat "orang yang dimurkai" dan orang yang bodoh lebih layak menyandang predikat "sesat".
Bagaimana teman-teman sudah paham belum apa itu munasabah dan bagaimana korelasi (munasabah) antara awal surah al-Fatihah dan akhirnya?
Tulisan ini akan saya tutup dengan pesan salah seorang tokoh sufi, karena adanya korelasi antara tema pembahasan ini dengan pesan tersebut.
Sufyan bin Uyainah rahimahullah berkata:
«ليس العاقل الذي يَعرِفُ الخيرَ والشرَّ؛ إنما العاقل الذي إذا رأى الخير اتَّبعه، وإذا رأى الشر اجتنبه»
"Orang berakal itu bukan orang yang hanya tahu baik dan buruk. Orang berakal adalah mereka yang jika mengetahui kebaikan, ia ikuti. Jika mengetahui keburukan, ia tinggalkan" (Hilyatul Auliya, no. 12893).
Teks asli:
والعالمون إما منعم عليهم ، أو مغضوب عليهم وهم الذين عرفوا الحق وحادوا عنه ، أو ضالون وهم الذين لم يعلموا الحق.
ولا يخرج العالمون عن هذا فناسب المفتتح الخاتمة أوثق مناسبة وأتمها . جاء في (التفسير القيم) لابن القيم: من ذكر المنعم عليهم وتمييزهم عن طائفتي الغضب والضلال فانقسم الناس بحسب معرفة الحق والعمل به إلى هذه الأقسام الثلاثة.
لأن العبد إما أن يكون عالما الحق أو جاهلاً به .
والعالم بالحق إما أن يكون عاملاً بموجبه أو مخالفا له .
فهذه أقسام المكلفين لا يخرجون عنها ألبتة.
فالعالم بالحق العامل به هو المنعم عليه ...
والعالم به المتبع هواه هو المغضوب عليه . والجاهل بالحق هو الضال.
والمغضوب عليه ضال عن هداية العمل .
والضال مغضوب عليه لضلاله عن العلم الموجب للعمل. فكل منهما ضال مغضوب عليه ولكن تارك العمل بالحق بعد معرفته به أولى بوصف الغضب وأحق به ..
والجاهل بالحق أحق باسم الضلال»
Referensi: Dr. Fadhil Sahlih al-Samura'i, al-Tanasub bain al-suwar fi al-Muftatah wa al-Khawatim, hal. 11.
#artikelislam
#ilmual-Quran
#pendidikanislam
Jika ada yang hendak bergabung atau berkolaborasi dengan Kami, dapat mengubungi akun sosmed di bawah:
📧Email : sampangsdc@gmail.com
🐦Twitter :
📷Facebook : sampangdevelopmentcenter
📸Instagram : @sampangdevelopmentcenter
📺Youtube : Sampang SDC
Komentar
Posting Komentar